Bijak Makan Daging Qurban, Kenali 9 Dampak Buruk Terlalu Banyak Makan Daging Sapi dan Kambing!

Sahabat Permata, umat Muslim dari seluruh dunia setiap tahun memperingati Hari Raya Idul Adha dengan melaksanakan ibadah qurban. Salah satu tradisi yang sudah berlangsung sejak lama adalah membagikan dan makan daging qurban tersebut. Makan daging tentunya membuat tubuh menjadi sehat dengan protein dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Namun, perlu kita ingat bahwa terlalu banyak makan daging sapi dan kambing qurban juga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, mari kita belajar untuk bijak dalam mengonsumsi daging qurban, karena ada 9 dampak negatif yang perlu kita ketahui.

  1. Dehidrasi Tinggi
    Berdasarkan hasil penelitian dari University of Connecticut, dehidrasi akan muncul saat seseorang terlalu banyak makan daging, karena protein yang tinggi pada daging yang menyebabkan ginjal memproduksi urin yang lebih pekat. Dehidrasi yang ditimbulkan membuat kulit menjadi kering, nafus makan bertambah dan tubuh mudah lemas dan bisa sakit kepala.
  2. Risiko Darah Tinggi dan Kesehatan Jantung
    Daging merah seperti daging sapi dan kambing yang biasa digunakan sebagai hewan qurban, mengandung lemak jenuh yang tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan tekanan darah tinggi.
  3. Kenaikan Berat Badan
    Daging sapi dan kambing termasuk dalam kategori makanan yang kaya akan protein dan kalori. Terlalu banyak mengonsumsinya dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berdampak pada obesitas, yang merupakan faktor risiko untuk berbagai penyakit kronis.
  4. Gangguan Pencernaan
    Kegemaran makan daging yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan lemak dan protein dalam daging yang membuat proses pencernaan menjadi sulit.
  5. Penyakit Ginjal
    Daging qurban yang dikonsumsi terlalu banyak juga dapat menyebabkan terjadinya penyakit ginjal. Protein yang berlebihan akan menyebabkan kerja ginjal menjadi lebih berat dan dapat memicu timbulnya batu ginjal yang dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat.
  6. Peningkatan Kolestrol
    Daging sapi dan kambing mengandung kadar kolesterol yang tinggi. Peningkatan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung.
  7. Penglihatan dan Tulang Melemah
    Lemak jenuh pada daging jika dikonsumsi secara berlebihan menjadi bahaya bagi pembuluh darah kecil pada mata sehingga bisa mengakibatkan risiko kerusakan penglihatan. Selain itu protein yang terlalu tinggi bisa menyebabkan tulang kehilangan kalsium yang penting untuk menguatkan tulang.
  8. Bau Badan dan Mulut
    berdasarkan studi dari Chemical Sense menunjukkan bahwa orang yang suka makan daging cenderung memiliki bau badan dan bau mulut. Hal itu disebabkan terlalu banyak menkonsumsi protein dalam jumlah besar dan kurang karbohidrat, dan tubuh melepas zat ketones yang menjadi sumber tenaga bagi tubuh.
  9. Mahalnya Biaya Kesehatan
    Mengonsumsi daging qurban yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit yang memerlukan biaya kesehatan yang mahal. Dengan bijak mengonsumsi daging qurban, kita juga dapat menghindari biaya kesehatan yang tidak terduga.

Nah Sahabat Permata, oleh karena itu, sudah selayaknya kita sebagai umat Muslim yang berakal untuk bijak dalam mengonsumsi daging qurban. Alih-alih mengejar kuantitas, kita lebih baik memperhatikan kualitas dan tidak melampaui batas kesehatan yang dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh kita. Selain itu, dengan bijak mengonsumsi daging qurban, kita juga dapat menghindari berbagai dampak negatif yang telah disebutkan di atas. Mari kita jadikan perayaan Idul Adha tahun ini sebagai momen untuk berbagi dan merenungkan nilai-nilai kebijaksanaan dalam mengonsumsi daging qurban. Selamat Hari Raya Idul Adha 1455 Hijriyah, Tahun 2024.

Article by marketing