SEBELUM MENIKAH MEDICAL CHECK UP DULU, BIAR GAK MENYESAL SEUMUR HIDUP!

Sahabat Permata, menikah adalah salah satu fase penting dan sakral dalam kehidupan setiap orang. Karena menikah adalah salah satu ibadah sunnah muakkad yang paling lama yang akan dijalankan oleh dua pasangan insan. Bagi pasangan muda yang memutuskan ingin segera membangun rumah tangga, persiapan yang matang sangatlah penting, mulai dari kesiapan mental, kesiapan hati, hingga kesiapan anggaran untuk melangsungkan acara pernikahan. Itu adalah beberapa hal yang lumrah yang harus disiapkan dalam setiap kegiatan pernikahan di Indononesia.

Akan tetapi kita seringkali melupakan satu ritual yang menurut kami sangat penting bagi calon pengantin demi kelangsungan kebahagiaan kehidupan rumah tangga di masa depan yaitu pemeriksaan kesehatan medical check up pra nikah. Padahal, medical check up pra nikah memiliki banyak manfaat yang bisa membantu pasangan dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Beberapa alasannya antara lain:

Pertama, medical check up pra nikah dapat mengidentifikasi potensi masalah kesehatan yang mungkin dimiliki oleh salah satu atau kedua calon pasangan. Beberapa kondisi seperti penyakit menular, kelainan genetik, atau riwayat penyakit keluarga dapat terdeteksi melalui pemeriksaan ini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, pasangan bisa mempersiapkan langkah-langkah pencegahan atau perawatan yang diperlukan. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko menurunkan penyakit kepada anak-anak mereka kelak.

Selain itu, medical check up pra nikah juga bisa mengungkap kompatibilitas kesehatan pasangan. Misalnya, pemeriksaan golongan darah dapat mengidentifikasi kesesuaian antara calon suami dan istri. Hal ini penting untuk menghindari komplikasi pada kehamilan dan kelahiran anak. Pasangan yang memiliki golongan darah yang tidak kompatibel perlu melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk mengetahui langkah-langkah yang harus diambil.

Tidak hanya masalah fisik, medical check up pra nikah juga dapat mengungkap kondisi kesehatan mental pasangan. Tes psikologis dapat mengidentifikasi potensi gangguan mental seperti depresi, kecemasan, atau kepribadian yang bermasalah. Hal ini sangat penting karena kondisi mental akan mempengaruhi dinamika hubungan dan kemampuan pasangan dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Dengan mengetahui kondisi mental masing-masing, pasangan dapat melakukan persiapan yang lebih baik dan mencari solusi yang tepat jika ditemukan adanya masalah.

Selain itu, medical check up pra nikah juga berguna untuk memastikan kesiapan calon pasangan dalam memiliki anak. Pemeriksaan kesehatan reproduksi dapat mengidentifikasi potensi masalah kesuburan, sehingga pasangan bisa melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan peluang memiliki anak. Hal ini penting karena kehadiran anak merupakan salah satu tujuan utama dari pernikahan.

Bagi pasangan muda yang baru akan menikah, medical check up pra nikah juga dapat memberikan gambaran biaya kesehatan yang mungkin harus mereka tanggung di masa depan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, pasangan bisa mempersiapkan anggaran untuk perawatan kesehatan, asuransi, atau biaya pengobatan yang mungkin diperlukan. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas keuangan rumah tangga.

Selain itu, medical check up pra nikah juga bisa menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara calon pasangan. Proses pemeriksaan kesehatan dapat menjadi momen untuk saling berbagi informasi, perasaan, dan harapan terkait kehidupan berumah tangga. Hal ini dapat membantu pasangan untuk saling memahami dan memperkuat ikatan emosional sebelum menikah.

Meskipun medical check up pra nikah tidak wajib secara hukum, namun pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi pasangan yang ingin mempersiapkan pernikahan dengan matang. Beberapa negara bahkan telah mewajibkan medical check up pra nikah sebagai salah satu persyaratan untuk melangsungkan pernikahan.

Di Indonesia, medical check up pra nikah belum diwajibkan secara nasional. Namun, beberapa daerah telah mengeluarkan peraturan daerah yang mewajibkan calon pengantin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Misalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 185 Tahun 2016 tentang Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin.

Selain itu, beberapa lembaga keagamaan juga telah menghimbau jemaatnya untuk melakukan medical check up pra nikah sebelum menikah. Misalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang merekomendasikan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin.

Meskipun belum diwajibkan secara nasional, medical check up pra nikah tetap menjadi langkah bijak bagi pasangan muda yang ingin mempersiapkan pernikahan dengan matang. Pemeriksaan kesehatan ini dapat membantu pasangan untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, mengidentifikasi potensi masalah, dan mempersiapkan langkah-langkah pencegahan atau perawatan yang diperlukan.

Selain itu, medical check up pra nikah juga dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan mempererat ikatan emosional antara calon pasangan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pasangan benar-benar siap dan matang dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Bagi pasangan muda yang berencana menikah, medical check up pra nikah merupakan langkah penting yang harus dipertimbangkan. Investasi waktu dan biaya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kelangsungan dan kebahagiaan rumah tangga. Dengan persiapan yang matang, pasangan dapat memulai kehidupan berumah tangga dengan lebih percaya diri dan siap menghadapi segala tantangan yang mungkin muncul di kemudian hari.

Untuk Anda yang ingin melakukan Medical Check Up Pra Nikah di RS Permata Jonggol bisa mengubungi kami: https://wa.me/+6285710006822

Article by marketing